<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dw1f4nny's Blog</title>
	<atom:link href="http://dw1f4nny.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dw1f4nny.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Mar 2009 12:05:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dw1f4nny.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dw1f4nny's Blog</title>
		<link>http://dw1f4nny.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dw1f4nny.wordpress.com/osd.xml" title="Dw1f4nny&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dw1f4nny.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Enkripsi Untuk Keamanan Data Pada Jaringan</title>
		<link>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/enkripsi-untuk-keamanan-data-pada-jaringan/</link>
		<comments>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/enkripsi-untuk-keamanan-data-pada-jaringan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 12:05:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dw1f4nny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dw1f4nny.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu hal yang penting dalam komunikasi menggunakan computer untuk menjamin kerahasian data adalah enkripsi. Enkripsi dalah sebuah proses yang melakukan perubahan sebuah kode dari yang bisa dimengerti menjadi sebuah kode yang tidak bisa dimengerti (tidak terbaca). Enkripsi dapat diartikan sebagai kode atau chiper. Sebuah sistem pengkodean menggunakan suatu table atau kamus yang telah didefinisikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dw1f4nny.wordpress.com&amp;blog=6846772&amp;post=11&amp;subd=dw1f4nny&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Salah                                  satu hal yang penting dalam komunikasi menggunakan                                  computer untuk menjamin kerahasian data adalah                                  enkripsi. Enkripsi dalah sebuah proses yang melakukan                                  perubahan sebuah kode dari yang bisa dimengerti                                  menjadi sebuah kode yang tidak bisa dimengerti                                  (tidak terbaca). Enkripsi dapat diartikan sebagai                                  kode atau chiper. Sebuah sistem pengkodean menggunakan                                  suatu table atau kamus yang telah didefinisikan                                  untuk mengganti kata dari informasi atau yang                                  merupakan bagian dari informasi yang dikirim.                                  Sebuah chiper menggunakan suatu algoritma yang                                  dapat mengkodekan semua aliran data (stream) bit                                  dari sebuah pesan menjadi cryptogram yang tidak                                  dimengerti (unitelligible). Karena teknik cipher                                  merupakan suatu sistem yang telah siap untuk di                                  automasi, maka teknik ini digunakan dalam sistem                                  keamanan komputer dan network. </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Pada                                  bagian selanjutnya kita akan membahas berbagai                                  macam teknik enkripsi yang biasa digunakan dalam                                  sistem sekuriti dari sistem komputer dan network. </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;"><strong>A.                                  Enkripsi Konvensional.</strong> </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Proses                                  enkripsi ini dapat digambarkan sebagai berikut                                  : </span></p>
<p align="center"><span style="font-family:Courier New,Courier,mono;font-size:xx-small;"> Plain teks -&gt; Algoritma Enkripsi -&gt; Cipher                                  teks -&gt;Algoritma Dekrispsi -&gt; Plain teks<br />
User A |                                                       |                                  User B<br />
|&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-Kunci (Key) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;|<br />
Gambar 1</span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Informasi                                  asal yang dapat di mengerti di simbolkan oleh                                  Plain teks, yang kemudian oleh algoritma Enkripsi                                  diterjemahkan menjadi informasi yang tidak dapat                                  untuk dimengerti yang disimbolkan dengan cipher                                  teks. Proses enkripsi terdiri dari dua yaitu algoritma                                  dan kunci. Kunci biasanya merupakan suatu string                                  bit yang pendek yang mengontrol algoritma. Algoritma                                  enkripsi akan menghasilkan hasil yang berbeda                                  tergantung pada kunci yang digunakan. Mengubah                                  kunci dari enkripsi akan mengubah output dari                                  algortima enkripsi.</span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Sekali                                  cipher teks telah dihasilkan, kemudian ditransmisikan.                                  Pada bagian penerima selanjutnya cipher teks yang                                  diterima diubah kembali ke plain teks dengan algoritma                                  dan dan kunci yang sama.</span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Manfaat                                  dari konvensional enkripsi algoritma adalah kemudahan                                  dalam penggunaan secara luas. Dengan kenyataan                                  bahwa algoritma ini tidak perlu dijaga kerahasiaannya                                  dengan maksud bahwa pembuat dapat dan mampu membuat                                  suatu implementasi dalam bentuk chip dengan harga                                  yang murah. Chips ini dapat tersedia secara luas                                  dan disediakan pula untuk beberapa jenis produk.                                  Dengan penggunaan dari enkripsi konvensional,                                  prinsip keamanan adalah menjadi menjaga keamanan                                  dari kunci. </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Model                                  enkripsi yang digunakan secara luas adalah model                                  yang didasarkan pada data encrytion standard (DES),                                  yang diambil oleh Biro standart nasional US pada                                  tahun 1977. Untuk DES data di enkripsi dalam 64                                  bit block dengan menggunakan 56 bit kunci. Dengan                                  menggunakan kunci ini, 64 data input diubah dengan                                  suatu urutan dari metode menjadi 64 bit output.                                  Proses yang yang sama dengan kunci yang sama digunakan                                  untuk mengubah kembali enkripsi. </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;"><strong>B.                                  Enkripsi Public-Key</strong></span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Salah                                  satu yang menjadi kesulitan utama dari enkripsi                                  konvensional adalah perlunya untuk mendistribusikan                                  kunci yang digunakan dalam keadaan aman. Sebuah                                  cara yang tepat telah diketemukan untuk mengatasi                                  kelemahan ini dengan suatu model enkripsi yang                                  secara mengejutkan tidak memerlukan sebuah kunci                                  untuk didistribusikan. Metode ini dikenal dengan                                  nama enkripsi public-key dan pertama kali diperkenalkan                                  pada tahun 1976.</span></p>
<p align="center"><span style="font-family:Courier New,Courier,mono;font-size:xx-small;">Plain                                  teks -&gt; Algoritma Enkripsi -&gt; Cipher teks                                  -&gt; Algoritma Dekrispsi -&gt; Plain teks<br />
User A |                                                       |                                  User B<br />
Private                                  Key B &#8212;-|<br />
|&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-Kunci (Key) &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;|<br />
Gambar 2</span></p>
<p align="left"><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Algoritma                                  tersebut seperti yang digambarkan pada gambar                                  diatas. Untuk enkripsi konvensional, kunci yang                                  digunakan pada prosen enkripsi dan dekripsi adalah                                  sama. Tetapi ini bukanlah kondisi sesungguhnya                                  yang diperlukan. Namun adalah dimungkinkan untuk                                  membangun suatu algoritma yang menggunakan satu                                  kunci untuk enkripsi dan pasangannya, kunci yang                                  berbeda, untuk dekripsi. Lebih jauh lagi adalah                                  mungkin untuk menciptakan suatu algoritma yang                                  mana pengetahuan tentang algoritma enkripsi ditambah                                  kunci enkripsi tidak cukup untuk menentukan kunci                                  dekrispi. Sehingga teknik berikut ini akan dapat                                  dilakukan :</span></p>
<ol>
<li> <span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Masing                                    &#8211; masing dari sistem dalam network akan menciptakan                                    sepasang kunci yang digunakan untuk enkripsi                                    dan dekripsi dari informasi yang diterima. </span></li>
<li><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;"> Masing &#8211; masing dari sistem akan menerbitkan                                    kunci enkripsinya ( public key ) dengan memasang                                    dalam register umum atau file, sedang pasangannya                                    tetap dijaga sebagai kunci pribadi ( private                                    key ). </span></li>
<li><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Jika                                    A ingin mengisim pesan kepada B, maka A akan                                    mengenkripsi pesannya dengan kunci publik dari                                    B. </span></li>
<li><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Ketika                                    B menerima pesan dari A maka B akan menggunakan                                    kunci privatenya untuk mendeskripsi pesan dari                                    A. </span></li>
</ol>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Seperti                                  yang kita lihat, public-key memecahkan masalah                                  pendistribusian karena tidak diperlukan suatu                                  kunci untuk didistribusikan. Semua partisipan                                  mempunyai akses ke kunci publik ( public key )                                  dan kunci pribadi dihasilkan secara lokal oleh                                  setiap partisipan sehingga tidak perlu untuk didistribusikan.                                  Selama sistem mengontrol masing &#8211; masing private                                  key dengan baik maka komunikasi menjadi komunikasi                                  yang aman. Setiap sistem mengubah private key                                  pasangannya public key akan menggantikan public                                  key yang lama. Yang menjadi kelemahan dari metode                                  enkripsi publik key adalah jika dibandingkan dengan                                  metode enkripsi konvensional algoritma enkripsi                                  ini mempunyai algoritma yang lebih komplek. Sehingga                                  untuk perbandingan ukuran dan harga dari hardware,                                  metode publik key akan menghasilkan performance                                  yang lebih rendah. Tabel berikut ini akan memperlihatkan                                  berbagai aspek penting dari enkripsi konvensional                                  dan public key.</span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;"><strong>Enkripsi                                  Konvensional</strong><br />
Yang dibutuhkan untuk bekerja : </span></p>
<ol>
<li><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;"> Algoritma yang sama dengan kunci yang sama dapat                                    digunakan untuk proses dekripsi &#8211; enkripsi. </span></li>
<li><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Pengirim                                    dan penerima harus membagi algoritma dan kunci                                    yang sama. </span></li>
</ol>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Yang                                  dibutuhkan untuk keamanan : </span></p>
<ol>
<li><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Kunci                                    harus dirahasiakan. </span></li>
<li><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Adalah                                    tidak mungkin atau sangat tidak praktis untuk                                    menerjemahkan informasi yang telah dienkripsi. </span></li>
<li><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Pengetahuan                                    tentang algoritma dan sample dari kata yang                                    terenkripsi tidak mencukupi untu menentukan                                    kunc.</span><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;"> </span></li>
</ol>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;"><strong>Enkripsi                                  Public Key</strong><br />
Yang dibutuhkan untuk bekerja : </span></p>
<ol>
<li><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Algoritma                                    yang digunakan untuk enkripsi dan dekripsi dengan                                    sepasang kunci, satu untuk enkripsi satu untuk                                    dekripsi. </span></li>
<li><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Pengirim                                    dan penerima harus mempunyai sepasang kunci                                    yang cocok. </span></li>
</ol>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Yang                                  dibutuhkan untuk keamanan : </span></p>
<ol>
<li><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;"> Salah satu dari kunci harus dirahasiakan. </span></li>
<li><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Adalah                                    tidak mungkin atau sangat tidak praktis untuk                                    menerjemahkan informasi yang telah dienkripsi. </span></li>
<li><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;"> Pengetahuan tentang algoritma dan sample dari                                    kata yang terenkripsi tidak mencukupi untu menentukan                                    kunci. </span></li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dw1f4nny.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dw1f4nny.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dw1f4nny.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dw1f4nny.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dw1f4nny.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dw1f4nny.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dw1f4nny.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dw1f4nny.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dw1f4nny.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dw1f4nny.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dw1f4nny.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dw1f4nny.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dw1f4nny.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dw1f4nny.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dw1f4nny.wordpress.com&amp;blog=6846772&amp;post=11&amp;subd=dw1f4nny&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/enkripsi-untuk-keamanan-data-pada-jaringan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04096e03e30700269d9c63a944cd502e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dw1f4nny</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Virus &amp; Cara Menanggulanginya II</title>
		<link>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/virus-cara-menanggulanginya-ii/</link>
		<comments>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/virus-cara-menanggulanginya-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 11:49:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dw1f4nny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/virus-cara-menanggulanginya-ii/</guid>
		<description><![CDATA[Page 2 of 2 Siklus Hidup Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap: Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur ) Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yang ditentukan, kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini. Propagation phase ( Fase Penyebaran ) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dw1f4nny.wordpress.com&amp;blog=6846772&amp;post=9&amp;subd=dw1f4nny&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="pagenavcounter">Page 2 of 2</div>
<div></div>
<div>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"><strong>Siklus Hidup</p>
<p></strong></span></p>
<p>Siklus hidup virus secara umum,  melalui 4 tahap:</p>
<ul>
<li><strong><em>Dormant phase</em> ( Fase Istirahat/Tidur )</strong><br />
Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yang ditentukan, kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini.</li>
<li><strong><em>Propagation phase</em> ( Fase Penyebaran ) </strong><br />
Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, RAM dsb). Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil “kloning” virus tersebut (tergantung cara virus tersebut menginfeksinya).</li>
<li><strong><em>Trigerring phase</em> ( Fase Aktif ) </strong><br />
Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa kondisi seperti pada Dormant Phase.</li>
<li><strong><em>Execution phase</em></strong><strong>( Fase Eksekusi ) </strong><br />
Pada fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb</li>
</ul>
</div>
<div></div>
<div>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"><strong>Jenis-Jenis Virus</p>
<p></strong></span></p>
<p class="teks" align="justify">Secara garis besar, virus yang beredar saat ini dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis tergantung dari sifat penularannya, apakah menginfeksi file, direktori, program, atau sistem.</p>
<ol>
<li><strong>Virus Makro</strong>
<p class="maju2" align="justify"><img src="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_10.jpg" alt=" " width="181" height="163" align="left" />Jenis virus ini sudah sering kita dengar karena mudah dideteksi. Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu sistem opeasi. Virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik.</p>
<p><strong><em>Contoh virus:</em></strong><br />
- Varian  W97M, misal W97M.Panther<br />
Ukuran 1234 bytes,  akan menginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen   apabila dibuka.<br />
- WM.Twno.A;TW<br />
Ukuran file 41984 bytes, akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya  berekstensi *.DOT dan *.DOC</li>
<li>
<p class="maju2" align="justify"><strong>Virus Boot  Sector</strong><br />
Virus jenis ini dalam menggandakan  dirinya akan memindahkan atau menggantikan <em>boot  sector </em>asli dengan program booting dari virus. Sehingga ketika komputer di-<em>booting </em>maka virus akan diload ke memori dan selanjutnya virus mengendalikan hardware standar (contoh : monitor, printer dsb) dan dari memori ini pula virus akan menyebar ke seluruh drive yang ada dan yang terhubung ke komputer (contoh : floopy, drive lain selain drive c:).</p>
<p>Contoh :</p>
<ul>
<li> Varian virus wyx<br />
ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan  floopy, ukuran file 520 bytes;<br />
Karakteristik :  memory resident dan terenkripsi.</li>
<li>Varian V-sign :<br />
Menginfeksi :  Master Boot Record,  ukuran file 520  bytes;<br />
Karakteristik :  menetap di memori (memory resident), terenkripsi, dan polymorphic)</li>
<li>Stoned.june   4th/ bloody!:<br />
Menginfeksi : Master Boot Record dan Floopy,  ukuran file  520 bytes;<br />
Karakteristik : menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan pesan &#8220;Bloody!june 4th 1989&#8243; setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali.</li>
</ul>
</li>
<li>
<p class="maju2" align="justify"><strong>Stealth Virus</strong></p>
<p class="maju2">Virus ini akan menguasai tabel  interrupt pada DOS yang sering kita kenal dengan &#8220;<em>Interrupt interceptor</em>&#8220;. Virus ini berkemampuan untuk mengendalikan instruksi-instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya baik secara penuh ataupun ukurannya.</p>
<p>Contoh virus :</p>
<ul>
<li> Yankee.XPEH.4928,<br />
Menginfeksi file  *.COM dan *.EXE,  ukuran file 4298  bytes;<br />
Karakteristik:  menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu</li>
<li>WXYC (yang termasuk kategori boot record pun  karena  masuk kategri stealth dimasukkan pula disini)<br />
Menginfeksi  floopy an motherboot record, ukuran file 520 bytes;<br />
Karakteristik :  menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi.</li>
<li>Vmem(s):<br />
Menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan  *.COM,  ukuran file 3275 bytes;<br />
Karakteristik:  menetap di memori, ukuran file tersembunyi, dienkripsi.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Polymorphic Virus</strong>
<p class="maju2" align="justify">Virus ini dirancang untuk mengecoh program antivirus, artinya virus ini selalu berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain.</p>
<p>Contoh virus:</p>
<ul>
<li> Necropolis A/B<br />
Menginfeksi  file *.EXE dan *.COM;  ukuran file  1963  bytes;<br />
Karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi ,terenkripsi dan dapat berubah ubah struktur</li>
<li>Nightfall<br />
Menginfeksi  file *.EXE;  ukuran file 4554 bytes;<br />
Karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi, memiliki pemicu, terenkripsi dan dapat berubah-ubah struktur</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Virus File/Program</strong>
<p class="maju2">Virus ini menginfeksi file-file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file *.EXE, maupun *.COM biasanya juga hasil infeksi dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.</p>
</li>
<li>
<p class="maju2"><strong>Multi Partition Virus</strong></p>
<p class="maju2">Virus ini merupakan gabungan dari virus boot sector dan virus file. Artinya pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-file *.EXE atau *.COM dan juga menginfeksi boot sector.</p>
</li>
</ol>
</div>
<div></div>
<div>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"><strong>Teknik dan Media Penyebaran Virus</p>
<p></strong></span></p>
<p class="teks" align="justify">Virus komputer memiliki sifat penyebaran yang sama layaknya virus biologi. Perbedaannya terletak pada media yang digunakan untuk menyebarkan virus. Pada virus komputer, tenik dan media yang digunakan bermacam-macam diantaraya:</p>
<p class="teks" align="center"><img src="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_14.jpg" alt=" " width="342" height="238" /><br />
Gambar contoh media penyebaran virus</p>
<ol>
<li>Disket,  Flash disk,  dan <em>media storage</em> R/W
<p class="maju4" align="justify">Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi virus untuk dijadikan media. Baik sebagai tempat menetap ataupun sebagai media penyebarannya. Media yang bias melakukan operasi R/W (<em>Read</em> dan <em>Write</em>) sangat memungkinkan untuk  ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran.</p>
</li>
<li>
<p class="maju4" align="justify">Jaringan (LAN, WAN,dsb)</p>
<p class="maju4" align="justify">Hubungan antara beberapa komputer secara langsung sangat memungkinkan suatu virus ikut berpindah saat terjadi pertukaran/pengeksekusian file yang mengandung virus. Ini biasanya dilakukan pada beberapa institusi.</p>
</li>
<li>Internet
<p class="maju4" align="justify">Media ini menjadi media utama dalam menyebarkan  “virus” yang akan menginfeksi komputer-komputer ketika mengakses internet.</p>
</li>
<li>Software yang Freeware, Shareware atau bahkan  Bajakan
<p class="maju4" align="justify">Banyak sekali  virus yang sengaja ditanamkan dalam suatu program yang disebarluaskan baik  secara gratis, atau <em>trial version</em>.</p>
</li>
<li> <em>Attachment</em> pada email, <em>transfering file</em>
<p class="teks" align="center"><img src="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_15.jpg" alt=" " width="308" height="142" /></p>
<p align="justify">Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini menggunakan email attachment dikarenakan semua pemakai jasa internet pastilah menggunakan email untuk berkomunikasi, file-file ini sengaja dibuat mencolok/menarik perhatian, bahkan seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya.</p>
</li>
</ol>
</div>
<div></div>
<div>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"><strong>Varian Virus</p>
<p></strong></span></p>
<p class="teks1" align="justify"><strong>WORM</strong></p>
<p class="teks1" align="justify">Jika Anda terhubung ke internet memiliki resiko tinggi terjangkit virus komputer, meskipun Anda tidak membuka e-mail sekalipun. Internet worm dapat menjangkiti komputer dengan cara memanfaatkan kelemahan pada sistem operasi Anda. <em>Worm  Blaster</em> contohnya, memanfaatkan kelemahan yang ada pada service <em>Remote Procedure Call </em>(RPC) yang ada pada Windows NT, 2000 dan XP. Worm ini memanfaatkan kelemahan tersebut untuk melakukan propagasi dengan cara menggandakan dirinya sendiri ke komputer yang lainnya. Ketika worm tersebut sudah menggandakan dirinya, maka akan menimbulkan lalu lintas jaringan yang sangat besar sehingga memperlambat jaringan komputer atau bahkan membuat komputer Anda menjadi <em>crash</em>.</p>
<p><img src="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_16.jpg" alt=" " width="260" height="209" align="left" />Worm ini juga membuat komputer-komputer yang terinfeksi tadi untuk bersama-sama mengadakan koneksi ke situs Microsoft sehingga membuat situs tersebut sulit diakses oleh orang lain karena mengalami overload. Microsoft (dan juga vendor sistem operasi lainnya) mengeluarkan patch untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada software mereka.</p>
<p class="style13" align="justify">Worm</p>
<p class="teks1" align="justify"><a href="http://elink.sinau.web.id/--www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=195&amp;fname=materi4b.html">Trojan</a></p>
<p class="teks1" align="justify"><a href="http://elink.sinau.web.id/--www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=195&amp;fname=materi4c.html">Spyware</a></p>
<p class="teks1" align="justify">
<p class="teks1" align="justify">
<p class="teks1" align="justify">
<p class="teks1" align="justify">
<p class="teks1" align="justify">
<p class="teks1" align="justify"><strong>TROJAN</strong></p>
<div>Backdoor trojan merupakan sebuah program yang mengijinkan seseorang untuk mengambil alih kontrol terhadap sebuah komputer melalui internet. Backdoor trojan akan nampak seperti program yang normal dan kelihatannya tidak mengganggu Anda. Backdoor trojan saat ini bisa dikatakan sedang trend di internet, bahkan viruspun dapat meletakkan suatu backdoor trojan pada suatu komputer. Begitu pertama kali backdoor trojan dijalankan, maka biasanya dia akan menambahkan dirinya pada bagian startup di komputer tersebut sehingga backdoor trojan ini akan selalu dijalankan ketika komputer dinyalakan kembali.</p>
<p>Si pengirim backdoor trojan ini bisa melihat komputer mana saja yang mengandung backdoor dan dia dapat terhubung ke komputer tersebut tanpa disadari oleh pengguna komputer disana. Setelah terhubung dengan komputer yang sudah terinfeksi backdoor trojan ini, maka si pengirim backdoor trojan akan dapat melakukan berbagai hal, seperti menjalankan aplikasi, mengakses file personal Anda, memodifikasi file atau meng-upload file, merekam keystroke keyboard Anda atau bahkan menggunakan komputer Anda untuk mengirimkan e-mail spam kepada orang lain. Beberapa backdoor trojan yang sudah kita kenal adalah Subseven, BackOrifice dan Graybird yang sering dianggap sebagai patch untuk memperbaiki worm Blaster.</p></div>
<div></div>
<div>
<p class="teks" align="justify"><strong>SPAYWARE</strong></p>
<p class="teks" align="justify">Spyware adalah suatu aplikasi yang memungkinkan para pemasang iklan untuk mendapatkan informasi mengenai kebiasaan pengguna komputer dimana spyware tersebut terpasang. Progam spyware ini sebenarnya bukanlah sebuah virus. Spyware terkadang memiliki efek-efek lain yang tidak terduga, misalnya muncul pesan pop-up dan biasanya akan muncul sebuah peringan yang menyuruh Anda untuk mendownload program yang &#8220;nampaknya&#8221; sangat dibutuhkan Dalam beberapa kasus, program spyware dapat secara otomatis terdownload tanpa Anda sadari.<br />
Spyware akan jalan di komputer Anda dan akan mencatat semua aktivitas Anda (misalnya mencatat situs apa saja yang Anda kunjungi) dan akan melaporkannya kepada pihak lain, dalam hal ini pihak pemasang iklan.</p>
<div><img src="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_18.jpg" alt=" " width="265" height="250" align="left" />Aktivitas spyware ini jelas akan memakan <em>resource</em> pada komputer Anda dan dapat memperlambat kemampuan komputer Anda. Beberapa software anti-spyware saat ini sudah dapat mendeteksi adanya spyware pada komputer Anda dan bisa menghilangkannya secara otomatis. Contohnya adalah fitur anti-spyware pada aplikasi <em>System  Mechanic</em></div>
<p class="teks" align="justify">
<p class="style13" align="justify"><a href="http://elink.sinau.web.id/--www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=195&amp;fname=materi4.html">Worm</a></p>
<p class="style13" align="justify"><a href="http://elink.sinau.web.id/--www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=195&amp;fname=materi4b.html">Trojan</a></p>
<p class="style13" align="justify">Spyware</p>
</div>
<p class="teks1" align="justify">
</div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"><strong>Ciri Komputer Terkena Virus</p>
<p></strong></span></p>
<p align="left">Biasanya komputer yang terinfeksi virus mengalami beberapa perubahan dalam berbagai aspek terutama yang menyangkut sistem operasi. Hal ini disebabkan karena penyebaran virus yang sulit ditebak, apalagi komputer yang tidak dilengkapi software antivirus.</p>
<p><img src="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_19.jpg" alt=" " width="291" height="281" align="left" />Ada beberapa tanda-tanda komputer yang terkena  virus.<br />
- Ada  beberapa tanda-tanda komputer yang telah terinfeksi virus   komputer:<br />
- Komputer Anda berjalan lebih lambat dari biasanya dan itu   berlangsung secara  konsisten.<br />
- Komputer  tiba-tiba berhenti atau tidak merespon dan hal   tersebut sering terjadi.<br />
- Komputer  tiba-tiba restart atau crash dan ini terjadi beberapa   menit sekali.<br />
- Komputer  tiba-tiba restart dan tidak bisa berjalan  normal   kembali.<br />
- Aplikasi  komputer tidak berjalan dengan semestinya.<br />
- Hardisk  atau disk drive tidak bisa diakses.<br />
- Aktivitas  print tidak bekerja dengan semestinya.<br />
- Sering  terjadi pesan error yang aneh dan tidak biasanya.<br />
- Sering  terlihat menu atau dialog box yang rusak.</p>
<p align="left">
<p align="left">
<p align="left">
<p><strong>PENCEGAHAN DAN PENANGANAN</strong></p>
<p><strong>PENCEGAHAN </strong></p>
<ol>
<li><strong>Pasang Anti Virus pada sistem komputer.</strong><br />
Sebagai perlindungan di garis depan, penggunaan anti virus adalah wajib. Ada banyak anti virus yang beredar di pasaran saat ini. Beberapa yang cukup handal diantaranya adalah McAfree VirusScan (www.mcafee.com) dan Norton Anti Virus (www.symantec.com).</li>
<li><strong>Update database program anti virus secara  teratur</strong>
<p class="teks" align="justify">Ratusan virus baru muncul setiap bulannya. Usahakan untuk selalu meng-update database dari program anti virus yang anda gunakan. Database terbaru dapat dilihat pada website perusahaan pembuat program anti virus yang anda gunakan.</p>
</li>
<li>
<p class="teks" align="justify"><strong>Berhati-hati sebelum menjalankan file  baru. </strong></p>
<p class="teks" align="justify">Lakukan scanning terlebih dahulu dengan anti virus sebelum menjalankan sebuah file yang didapat dari mendownload di internet atau menyalin dari orang lain. Apabila anda biasa menggunakan sarana e-mail, berhati-hatilah setiap menerima attachment dalam bentuk file executable. Waspadai file-file yang berekstensi: *.COM, *.EXE, *.VBS, *.SCR, *.VB. Jangan terkecoh untuk langsung membukanya sebelum melakukan scanning dengan software anti virus<strong>.</strong></p>
</li>
<li>
<p class="teks" align="justify"><strong>Curigai apabila terjadi keanehan pada  sistem komputer.</strong></p>
<p class="maju41" align="justify">Menurunnya performa sistem secara drastis, khususnya saat melakukan operasi pembacaan/penulisan file di disk, serta munculnya masalah pada software saat dioperasikan bisa jadi merupakan indikasi bahwa sistem telah terinfeksi oleh virus.</p>
</li>
<li><strong>Backup data secara teratur. </strong>
<p class="maju41" align="center"><img src="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_21.jpg" alt=" " width="327" height="266" /></p>
<p class="maju41" align="justify">Tips ini mungkin tidak secara langsung menyelamatkan data kita dari ancaman virus, namun demikian akan sangat berguna apabila suatu saat virus betul-betul menyerang dan merusak data di komputer yang anda gunakan. Setidaknya dalam kondisi tersebut, kita tidak akan kehilangan seluruh data yang telah dibackup sebelumnya.</p>
</li>
</ol>
</div>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>PENANGANAN</strong></p>
<div><img src="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_22.jpg" alt=" " width="344" height="213" /></div>
<div>
<ol>
<li><strong>Deteksi</strong> dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah di disket, jaringan, email dsb. Jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda mengisolasi komputer anda dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable sambungan internet dari control panel).</li>
<li> <strong>Identifikasi</strong> dan  klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda, dengan cara :
<ul>
<li>Melihat gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau  hilang dsb</li>
<li><strong>Scan dengan  antivirus</strong> anda, jika anda terkena saat auto-protect berjalan berarti virus definition di dalam komputer anda tidak memiliki data virus ini, cobalah update secara manual atau mendownload virus definitionnya untuk kemudian anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk mengupdate, maka upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus yang memiliki update terbaru.</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Bersihkan virus  tersebut.</strong> Setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situs-situs yang memberikan informasi perkembangan virus tersebut. Hal ini perlu dilakukan apabila antivirus dengan update terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.</li>
<li> <strong>Langkah terburuk.</strong> Jika semua hal  diatas tidak berhasil adalah memformat ulang komputer anda.</li>
</ol>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dw1f4nny.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dw1f4nny.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dw1f4nny.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dw1f4nny.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dw1f4nny.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dw1f4nny.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dw1f4nny.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dw1f4nny.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dw1f4nny.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dw1f4nny.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dw1f4nny.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dw1f4nny.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dw1f4nny.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dw1f4nny.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dw1f4nny.wordpress.com&amp;blog=6846772&amp;post=9&amp;subd=dw1f4nny&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/virus-cara-menanggulanginya-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04096e03e30700269d9c63a944cd502e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dw1f4nny</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_10.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_14.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_15.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_16.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_18.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_19.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_22.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Virus &amp; Cara Menanggulanginya</title>
		<link>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/virus-cara-menanggulanginya/</link>
		<comments>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/virus-cara-menanggulanginya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 11:43:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dw1f4nny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/virus-cara-menanggulanginya/</guid>
		<description><![CDATA[Page 1 of 2 Pendahuluan Seperti biasa, Fascal menghidupkan komputer kesayanganya yang sudah menemai selama enam tahun. Selama itu, tidak pernah ada keluhan tentang kinerja komputer tersebut. Semua berjalan normal. Namun pagi ini, dia merasa terkejut setelah menyalakan komputernya dan mendapati beberapa file penting telah berubah ukuran filenya. Yang semula 2,1 MB berubah menjadi 15kB, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dw1f4nny.wordpress.com&amp;blog=6846772&amp;post=8&amp;subd=dw1f4nny&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="pagenavcounter">Page 1 of 2</div>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"><strong>Pendahuluan </strong></span></p>
<p><!--DWLayoutTable--></p>
<table style="height:234px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="632">
<tbody>
<tr>
<td width="648" height="16"></td>
</tr>
<tr>
<td height="180" valign="top">
<div>
<div class="teks">
<div>
<p><img src="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_01.jpg" alt=" " width="308" height="188" align="left" />Seperti biasa, Fascal menghidupkan komputer kesayanganya yang sudah menemai selama enam tahun. Selama itu, tidak pernah ada keluhan tentang kinerja komputer tersebut. Semua berjalan normal. Namun pagi ini, dia merasa terkejut setelah menyalakan komputernya dan mendapati beberapa file penting telah berubah ukuran filenya. Yang semula 2,1 MB berubah menjadi 15kB, yang semula berukuran 3,5 MB berubah menjadi 15kB. Semua filenya berubah ukuran menjadi 15kB. Ada apa ini?<br />
Jika suatu saat terjadi hal seperti itu, sudah dapat dipastikan komputer tersebut terkena virus melalui beberapa media antara lain: internet, dokumen, jaringan maupun email.<br />
Kita sering mendengar kata ”virus” namun tidak paham betul apa maksudnya, bagaimana cara penyebarannya, bagaimana ciri-ciri komputer yang sudah terkena virus, bagaimana pencegahannya dan bagaimana penanganannya jika sudah terinfeksi atau bagaimana pencegahannya agar tidak tertular virus. Semua pertanyaan tersebut wajib kita cari jawabannya agar suatu saat jika komputer terkena virus dapat diatasi dengan mudah tanpa menimbulkan kekhawatiran tentang ancaman virus tersebut.</div>
</div>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"><strong>Beberapa Pengertian Virus</p>
<p></strong></span></p>
<div>
<div>
<address><em>&#8220;A program that can infect other programs by modifying them to include a slighty altered copy of itself. A virus can spread throughout a computer system or network using the authorization of every user using it to infect their programs. Every programs that gets infected can also act as a virus that infection grows“ </em><br />
(Fred Cohen, Ahli Komputer Amerika)</p>
</address>
<address>Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan dirinya sendiri kemudian menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program maupun dokumen lain. Virus komputer dapat menyebar pada komputer atau jaringan dengan cara membuat copy dari dirinya sendiri tanpa sepengetahuan dari pengguna komputer tersebut. Virus dapat menimbulkan efek yang berbahaya, misalnya mulai dari menampilkan pesan, mencuri data atau bahkan dapat mengontrol komputer dari jarak jauh. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.</p>
</address>
<address>Istilan “virus”, pertama kali digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan “virus” karena memiliki beberapa persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran (biological viruses).<br />
Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa. Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya, yaitu virus dibuat untuk menulari program-program lainnya, mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Ada yang perlu dicatat disini, virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program yang telah terinfeksi tadi dieksekusi. Jadi, selama file yang telah terinfeksi virus belum dibuka maka tidak akan menulari ke file lain. Namun ketika file diaktikan/dibuka, detik itu juga langsung menulari ke dokumen lain.</p>
<p>Dalam ilmu kedokteran, virus merupakan makhluk hidup pada kehidupan mikro organisme yang hanya dapat dilihat menggunaan mikroskop elektron. Pada ilmu komputer, virus yang dimaksud adalah sebuah program komputer yang memiliki kemampuan untuk menggandakan diri dengan cara menyisipkan program / bahasa pemrograman ke dalam file lain. Ada kemiripan dengan virus biologis, virus komputer dapat menyebar dengan cepat pada file-file dalam sebuah komputer, atau bahkan menulari file di komputer lain, baik melalui jaringan maupun lewat kegiatan tukar-menukar file melalui beberapa media penyimpanan.</p></address>
</div>
<address> </address>
</div>
<address> </address>
<address><strong>Asal Usul Kata &#8220;Virus&#8221;</strong></p>
<p>Pada tahun 1949, seorang ahli Matematika mengungkapkan &#8220;teori self altering automata&#8221; di mana teori tersebut merupakan hasil riset dari para ahli matematika.</p>
<p>Kemudian pada tahun1960, Lab BELL (AT&amp;T), para ahli di laboratorium BELL (AT&amp;T) mencob teori yang diungkapkan oleh John von Neumann, dengan membuat suatu jenis permainan/game. Mereka membuat program yang dapat memperbanyak dirinya dan dapat menghancurkan program buatan lawan. Program yang mampu bertahan dan menghancurkan semua program lain, akan dianggap sebagai pemenangnya. Permainan ini akhirnya menjadi permainan favorit di tiap-tiap lab komputer. Namun, semakin lama program yang diciptakan makin berbahaya, sehingga mereka melakukan pengawasan dan pengamanan yang ketat terhadap permainan ini.</p>
<p>Dua puluh tahun kemudian yaitu pada tahun1980, program-program tersebut akhirnya dikenal dengan sebutan &#8220;virus&#8221;. Perkembanga selanjutnya, virus ini berhasil menyebar keluar lingkungan laboratorium, dan mulailah beredar di masyarakat umum.</p>
</address>
<div style="text-align:center;"><img src="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_04.jpg" alt=" " width="412" height="348" /></div>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"><strong>Kreteria Virus</p>
<p></strong></span></p>
<p>Jika dihitung dari awal ditemukannya virus pada tahun 1980 sampai sekarang, sudah tidak dapat dihitung jumlah virus yang menyebar di seluruh dunia dan sudah tidak diketahui lagi jumlah nama-nama virus yang baru, baik lokal maupun internasional. Anda jangan kaget jika disebut virus lokal karena memang ada beberapa virus yang dibuat oleh para mahasiswa Indonesia dengan berbagai tujuan masing-masing.</p>
<p>Sebuah  program dapat disebut sebagai virus apabila memenuhi minimal 5 kriteria yaitu :</p>
<ol>
<li>
<p class="maju2"><strong>Kemampuan untuk mendapatkan  informasi</strong><br />
Umumnya virus memerlukan daftar nama-nama file yang terdapat dalam sebuah direktori dengan tujuan agar dapat memperoleh daftar file yang bisa ditulari. Sebagai contoh, virus makro akan menginfeksi semua file berekstensi *.doc atau dengan kata lain virus makro akan menginfeksi semua dokumen yang diolah dari program Microsoft Word. Disinilah kemampuan mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar seluruh file kemudian memilahnya dengan mencari file-file yang bisa ditulari. Biasanya data ini tercipta ketika file yang telah terinfeksi virus dibuka oleh pengguna.</p>
<div><img src="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_05.jpg" alt=" " width="286" height="185" /></div>
<p class="maju2">
<p>Sang virus akan segera melakukan pengumpulan data dan biasanya akan diletakkan di RAM, sehingga apabila komputer dimatikan semua data hilang. Tetapi data-data ini akan tercipta kembali setiap kali virus itu diaktifkan. Biasanya data-data ini disimpan juga sebagai hidden file oleh virus tersebut. Apabila mengetahui informasi pada sebuah folder terdapat 44 objects (plus 4 hidden), maka patut dicurigai adanya virus pada folder tersebut meskipun tidak selalu demikian.</li>
<li><strong>Kemampuan memeriksa suatu program </strong>
<p class="maju2">Suatu virus juga harus bisa memeriksa suatu file yang akan ditulari, misalnya dia bertugas menulari program berekstensi *.doc, maka dia harus memeriksa apakah file dokumen tersebut telah terinfeksi ataupun belum, karena jika sudah, akan percuma menularinya lagi. Ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan suatu virus dalam hal kecepatan menginfeksi suatu file/program. Yang umum dilakukan oleh virus adalah memiliki/memberi tanda pada file/program yang telah terinfeksi sehingga mudah untuk dikenali oleh virus tersebut. Contoh penandaan adalah misalnya memberikan suatu byte yang unik di setiap file yang telah terinfeksi.</p>
</li>
<li><strong>Kemampuan untuk menggandakan diri</strong>
<p class="maju2">Inti dari virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari file lainnya. Sebuah virus apabila telah menemukan calon korbannya maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya. Jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya penularan dengan cara menuliskan byte pengenal pada file tersebut, dan seterusnya mengkopikan/menulis kode objek virus diatas file sasaran.</p>
<p class="maju2" align="center"><img src="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_06.jpg" alt=" " width="508" height="356" /></p>
<p class="style12">
Beberapa cara umum yang dilakukan oleh  virus untuk menulari/menggandakan dirinya :</p>
<ol>
<li>File yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. Kemudian diciptakan suatu file berisi program virus itu sendiri menggunakan nama file yang asli.</li>
<li>Program virus yang sudah dieksekusi/load ke memori akan langsung menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file yang ada.</li>
</ol>
</li>
<li><strong>Kemampuan mengadakan manipulasi</strong>
<p class="maju2">Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan dijalankan setelah virus menulari suatu file. Isi dari suatu rutin ini dapat beragam mulai dari yang tidak berbahaya sampai yang melakukan perusakan. Rutin ini umumnya digunakan untuk memanipulasi file atau pun mempopulerkan pembuatnya! Rutin ini memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem operasi (Operating System), sehingga memiliki kemampuan yang sama dengan yang dimiliki sistem operasi. Misal :</p>
<p class="maju2" align="center"><img src="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_07.jpg" alt=" " width="510" height="288" /></p>
<p class="maju2">a. Membuat gambar atau pesan pada monitor<br />
b. Mengganti/mengubah-ubah label dari tiap file,  direktori, atau label dari drive di PC<br />
c. Memanipulasi file yang ditulari<br />
d. Merusak file<br />
e. Mengacaukan kerja printer, dsb</li>
<li>
<p class="maju2"><strong>Kemampuan Menyembunyikan diri</strong></p>
<p class="maju2">Kemampuan menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana.</p>
<p><span class="style14">Langkah langkah yang biasa dilakukan adalah:<br />
</span></p>
<ul>
<li>Program virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan program lain yang dianggap berguna oleh pemakai</li>
<li>Program virus diletakkan pada Boot Record atau track pada disk yang jarang diperhatikan oleh komputer itu sendiri</li>
<li>Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak terlalu berubah ukurannya</li>
<li>Virus tidak mengubah keterangan/informasi waktu suatu file</li>
<li>Dan lain-lain</li>
</ul>
</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dw1f4nny.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dw1f4nny.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dw1f4nny.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dw1f4nny.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dw1f4nny.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dw1f4nny.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dw1f4nny.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dw1f4nny.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dw1f4nny.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dw1f4nny.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dw1f4nny.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dw1f4nny.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dw1f4nny.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dw1f4nny.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dw1f4nny.wordpress.com&amp;blog=6846772&amp;post=8&amp;subd=dw1f4nny&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/virus-cara-menanggulanginya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04096e03e30700269d9c63a944cd502e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dw1f4nny</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_01.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_04.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_05.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_06.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://elink.sinau.web.id/images/Gambar/Pengetahuan/Gambar%20Virus/h_07.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Memilih Laptop</title>
		<link>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/cara-memilih-laptop/</link>
		<comments>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/cara-memilih-laptop/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 11:32:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dw1f4nny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dw1f4nny.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Penggunaan laptop semakin hari semakin populer. Seiring dengan makin turunnya harga laptop, saat ini laptop sudah dapat dikatakan telah menjadi kebutuhan pribadi bagi orang-orang yang menggunakannya. Berbeda dengan komputer meja(desktop) yang dirancang untuk berada di tempat yang tetap, laptop dirancang agar dapat digunakan dimana pun pemiliknya berada. Oleh sebab itu untuk seseorang dengan mobilitas tinggi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dw1f4nny.wordpress.com&amp;blog=6846772&amp;post=5&amp;subd=dw1f4nny&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penggunaan laptop semakin hari semakin populer. Seiring dengan makin turunnya harga laptop, saat ini laptop sudah dapat dikatakan telah menjadi kebutuhan pribadi bagi orang-orang yang menggunakannya.  Berbeda dengan komputer meja(desktop) yang dirancang untuk berada di tempat yang tetap, laptop dirancang agar dapat digunakan dimana pun pemiliknya berada. Oleh sebab itu untuk seseorang dengan mobilitas tinggi memiliki laptop lebih diminati dibanding memiki komputer desktop. Perkembangan menunjukan semakin bervariasinya fitur-fitur dan komponen-komponen pendukung laptop. Oleh sebab itu dibutuhkan sejumlah pemahaman tersendiri mengenai cara memanfaatkan fitur-fitur tersebut beserta permasalahan yang sering menjadi kendala dalam menggunakan laptop. Tulisan ini dimaksudkan untuk memberi penjelasan mengenai permasalahan-permasalahan yang muncul beserta solusinya dalam memiliki dan menggunakan laptop.  Sumber Daya Listrik  Dapat menggunakan laptop tanpa ketersediaan jaringan listrik tetapi dengan sumber listrik dari batere laptop adalah kelebihan utama laptop dibanding komputer desktop. Namun hal itu justru seringkali harus menjadi masalah karena batere laptop memiliki keterbatasan waktu penggunaan, dimana lamanya waktu penggunaan tergantung pada cara menggunakan laptop itu sendiri.  Mengetahui Kondisi Batere  Pertama-tama Anda harus tahu kondisi laptop anda. Batere laptop saat ini sudah menggunakan jenis batere Lithium-Ion(Li-On), jenis ini memang jenis yang paling baik yang ada di pasaran dibanding jenis pendahulunya seperti Nickel Metal Hybride (Nimh) atau Nickel Cadnium (NiCad). Idealnya batere laptop dapat digunakan setidaknya selama dua jam, maksudnya jika batere laptop anda dalam keadaan penuh kemudian anda gunakan, jika sebelum mencapai dua jam batere anda harus sudah diisi ulang maka waktu penggunaan batere laptop anda di bawah rata-rata. Beberapa batere laptop dengan kualitas tinggi dan tentu saja dengan harga yang tingggi pula bahkan dapat digunakan selama enam jam.  Perlu diperhatikan bahwa sebagian besar vendor laptop menuliskan waktu penggunaan batere untuk pengaturan laptop minimal. Artinya waktu tersebut akan dicapai jika pengaturan laptop anda telah benar-benar memaksimalkan penghematan penggunaan listrik, misalnya pengaturan kontras layar minimal, pengaturan mode Stand By atau hibernasi laptop jika sedang tidak digunakan, mematikan fasilitas WiFi dan Bluetooth dan lain sebagainya.  Ujilah daya tahan batere laptop anda, dengan cara isi penuh batere, kemudian gunakan dengan penggunaan normal anda ber-laptop, hingga muncul pesan untuk segera mengisi ulang bater laptop anda. Ingatlah baik-baik waktu tersebut agar di kesempatan lain batere anda jangan sampai benar-benar kosong, dan anda dapat menyesuaikan penggunaan laptop anda untuk kondisi tanpa ketersediaan jaringan listrik.  Mengisi batere dalam kondisi laptop mati  Apabila Anda akan mengisi batere, sebaiknya kondisi laptop anda tidak sedang dinyalakan. Namun jika hal itu dirasa merepotkan anda maka minimal apabila batere laptop telah penuh, maka segeralah copot batere adapter agar batere anda tidak mengalami kelebihan beban. Hal ini akan memperpanjang umur batere laptop Anda dan mempertahankan kualitas batere Anda.  Mencopot batere, apabila menggunakan jaringan listrik  Jika Anda menggunakan laptop di rumah atau di tempat dengan ketersediaan listrik dalam waktu yang lama, maka dapat dipikirkan untuk merawat batere laptop Anda dengan cara mencopotnya dari laptop dan Anda benar-benar menggunakan jaringan listrik yang ada. Selain ada resiko kelebihan muatan, panas yang ditimbulkannya dapat memperpendek umur batere. Sebaiknya tetap gunakan stabilizer atau jika ada UPS untuk menghindari lonjakan listrik yang dapat terjadi sewaktu-waktu.  Menata pengaturan kerja laptop  Sering Anda lupa waktu dalam menggunakan laptop, sehingga waktu 2 atau 3 jam akan cepat dilewati, sehingga tiba-tiba batere laptop anda sudah habis. Padahal waktu maksimal hidup batere anda akan berkurang atau istilah umumnya ‘cepat drop’ jika batere benar-benar kosong. Pada saat anda menggunakan komputer tanpa ketersediaan listrik, seperti di kendaraan, di ruang tunggu, taman dan lain sebagainya, ada banyak cara untuk mengatur lingkungan kerja komputer anda untuk menghemat penggunaan batere.  Pada sistem operasi seperti Microsoft Windows, tersedia fasilitas power option yang berada di control panel untuk mengatur penggunaan listrik laptop. Fasilitas ini hanya bisa diatur jika anda login ke laptop anda sebagai admin. Pengaturan yang dapat dilakukan diantaranya adalah pengaturan mode Stand By, yaitu monitor dan harddisk dapat dikondisikan tidak aktif, jika tidak ada operasi yang anda lakukan dalam selang waktu tertentu. Selang waktu itu dapat anda atur, misalnya anda atur selama 5 menit, maka jika anda meninggalkan laptop dalam waktu 5 menit, maka otomatis monitor dan harddisk akan mengurangi konsumsi listrik. Untuk mengaktifkan kembali laptop yang dalam keadaan tidak aktif ini , anda dapat dengan mudah menggerakan mouse atau menekan sebuah tombol keyboard.  Mode pengaturan yang lain adalah hibernasi(hibernate). Pada saat berada dalam kondisi hibernasi, laptop benar-benar mati, sehingga sama sekali tidak mengkonsumsi listrik. Berbeda dengan mode Stand By yang menggunakan RAM untuk menyimpan kondisi laptop pada saat terakhir aktif, mode hibernasi menggunakan harddisk untuk menyimpan kondisi terakhir laptop, oleh sebab itu pastikan tersedia ruang di harddisk untuk menyimpan kondisi laptop Anda. Fasiltas ini sebenarnya lebih bermanfaat untuk menjalankan kembali laptop dalam waktu cepat. Proses mengaktifkan kembali laptop sama seperti proses menghidupkan komputer, tetapi tanpa melalui proses login dan start up.   Beberapa tips lain yang dapat dilakukan dalam menghemat penggunaan listrik adalah dengan memilih warna latar atau warna dominan layar seperti background desktop dengan warna yang gelap, karena lebih hemat dalam mengkonsumsi listrik. Selain itu ada baiknya jangan membuka banyak aplikasi, aplikasi yang sudah tidak digunakan dapat anda segera tutup. Hal ini juga akan mengurangi kerja prosesor sekaligus mengurangi konsumsi listrik.  Menyediakan batere cadangan  Untuk kebutuhan dalam perjalanan jauh dan tentunya jika dana mencukupi, Anda dapat menyediakan batere cadangan. Beberapa laptop menyediakan fasilitas tempat penyediaan batere cadangan tersebut, jika tidak ada, anda dapat membeli tas laptop yang menyediakan fasilitas penyimpanan batere cadangan. Batere yang telah diisi penuh dapat dicopot dan listrik di dalamnya tidak akan hilang.  Membawa kabel ekstensi multi slot  Mungkin anda menggunakan laptop di perpustakaan atau di rumah teman, dimana stop kontak yang ada sedang digunakan, maka untuk kondisi seperti itu sediakanlah kabel ekstensi multi slot agar Anda tetap dapat menggunaka laptop Anda. Alat ini juga bermanfaat jika sewaktu-waktu anda menggunakan peralatan-peralatan elektronik lainnya seperti handy cam dijital.  Memilih prosesor yang hemat energi  Prosesor-prosesor jenis terbaru dengan kecepatan semakin tinggi akan membutuhkan daya listrik yang lebih besar. Beberapa vendor prosesor untuk laptop menyediakan prosesor yang hemat dalam penggunaan Energi. Misalya untuk Intel, prosesor kelas M(mobile) dirancang untuk dapat digunakan bepergian sehingga menggunakan listrik lebih hemat. Jenis prosesor lain yang dianggap hemat dalam menggunakan energi adalah jenis prosesor core duo, tentunya dibanding dengan prosesor dengan kecepatan yang sama.  Laptop adalah peralatan elektronika yang sangat peka terhadap berbagai jenis gangguan. Sedikit goresan atau benturan beresiko dapat merusak laptop Anda. Sementara laptop anda gunakan setiap hari, dimana hasil pekerjaan anda sehari-hari berada di laptop. Melindingi laptop selain memperpanjang umur laptop juga melindungi data anda.  Memilih tas yang baik  Pada saat berpergian lindungilah laptop Anda dengan tas yang mejamin laptop tidak mengalami benturan keras jika terjadi goncangan dan tidak tembus air apabila terkena hujan. Janganlah hanya sekedar menggunakan tas yang sekedar dapat memasukan laptop anda.  Menutup layar dengan pelindung layar  Layar monitor laptop yang terbuat dari jenis lcd, masih merupakan komponen yang cukup mahal. Lindungilah layar agar tidak tergores dalam perjalanan atau tersentuh benda tajam seperti pensil.Saat ini sudah mudah dijumpai pelindung khusus layar laptop.  Data adalah asset penting anda, nilainya seringkali tidak dapat tergantikan. Menjaganya agar tidak hilang atau rusak adalah hal yang harus anda perhatikan dengan baik.  Menyediakan media penyimpan eksternal  Sediakanlah sebuah flashdisk dan sebuah hardisk eksternal sebagai pendukung laptop anda. Data terbaru dan penting anda sebaiknya anda simpan juga di flashdisk. Sedangkan hardisk eksternal dapat anda gunakan untuk menyimpan data berukuran besar. Selain untuk menjaga agar data tidak hilang jika laptop anda rusak atau terkena virus, hal tersebut juga akan mengurangi penggunaan laptop pada saat anda akan menyalin data anda ke komputer lain. Flashdisk dan hardisk eksternal dengan koneksi menggunakan USB memudahkan anda bertukar data dengan teman anda, namun perlu diingat hal ini berpotensi besar dalam penyebaran virus.  Menyediakan fasilitas pembakaran cd/dvd  CD saat ini adalah fasilitas penyimpanan data yang paling murah. Kita dapat menyimpan data hingga 700 MB di sebuah keping cd. Disamping aman karena data tidak akan tertular virus. Harga keping CD juga sudah sangat murah. Oleh sebab itu lengkapilah laptop anda dengan CD Writer dan bawalah selalu beberapa keping CD kosong, yang dapat anda gunakan untuk membuat cadangan data penting anda. Di sisi yang lain, penuhnya hardisk akan meningkatkan kinerja hardisk yang membutuhkan daya listrik cukup besar. Oleh sebab itu data yang sudah jarang dibuka atau yang ukurannya besar juga sebaiknya anda simpan dalam bentuk CD atau DVD. Jika anda ingin memberikan data ke teman-teman anda yang berpotensi laptop anda tertular virus, maka ada baiknya data anda dapat anda bakar ke sebuah keping cd, dan biarkan teman-teman anda mengkopi data anda tersebut. Anda dapat memilih DVD Writer untuk meningkatkan fungsi CD Writer, karena DVD writer juga berfungsi sebagai CD Writer. Walaupun harga keping DVD kosong sudah tidak jauh berbeda dengan harga keping CD kosong, namun sayangnya harga DVD writer memang masih cukup mahal dibanding CD Writer.  Ketersediaan port dan slot memory Data dapat disimpan dalam berbagai bentuk media penyimpanan. Suatu saat mungkin Anda ingin menyalin data teman Anda yang tersimpan di sebuah kartu memori, atau Anda ingin menyalin data dari kamera digital dengan antarmuka menggunakan port FireWire. Oleh sebab itu ada baiknya anda memilih laptop yang menyediakan berbagai jenis port, seperti USB, memory slot dan FireWire. Laptop-laptop saat ini dapat dipastikan sudah dilengkapi dengan port USB. Jumlahnya bahkan bisa mencapai empat buah. Jika tidak ada jenis port lain di laptop anda, anda dapat menyediakan beberapa konektor ke USB, karena konektor ke USB mudah ditemui di pasaran dan harganya relatif murah dibanding Anda harus mengganti laptop anda.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dw1f4nny.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dw1f4nny.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dw1f4nny.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dw1f4nny.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dw1f4nny.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dw1f4nny.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dw1f4nny.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dw1f4nny.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dw1f4nny.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dw1f4nny.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dw1f4nny.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dw1f4nny.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dw1f4nny.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dw1f4nny.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dw1f4nny.wordpress.com&amp;blog=6846772&amp;post=5&amp;subd=dw1f4nny&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/cara-memilih-laptop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04096e03e30700269d9c63a944cd502e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dw1f4nny</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengembalikan password pada Windows NT</title>
		<link>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/mengembalikan-password-pada-windows-nt/</link>
		<comments>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/mengembalikan-password-pada-windows-nt/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 02:44:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dw1f4nny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/mengembalikan-password-pada-windows-nt/</guid>
		<description><![CDATA[Lupa memang kodratnya manusia. Tapi kalau lupa dengan password Win NT Anda tentu urusannya bisa repot. Di bawah ini diuraikan cara mengembalikan pasword yang terlupa pada Windows NT. Metode 1 (menggunakan L0phtcrack) Booting komputer dengan sistem yang minimal dapat memungkinkan Anda melakukan Read access pada partisi NT Anda. Hal ini dimungkinkan dengan menggunakan NTFS dos. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dw1f4nny.wordpress.com&amp;blog=6846772&amp;post=4&amp;subd=dw1f4nny&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Lupa                                  memang kodratnya manusia. Tapi kalau lupa dengan                                  password Win NT Anda tentu urusannya bisa repot.                                  Di bawah ini diuraikan cara mengembalikan pasword                                  yang terlupa pada Windows NT.</span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;"><strong>Metode                                  1 (</strong>menggunakan L0phtcrack)</span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;"> Booting komputer dengan sistem yang minimal dapat                                  memungkinkan Anda melakukan Read access pada partisi                                  NT Anda. Hal ini dimungkinkan dengan menggunakan                                  NTFS dos. Masuklah ke %systemroot%\system32 dan                                  kemudian duplikasi SAM file ke disket. Setelah                                  Anda memiliki SAM file, Anda dapat menggunakan                                  L0phtcrack untuk meng-extract username dan password                                  darinya. </span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;"><strong>Metode                                  2 </strong></span></p>
<p><span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica;font-size:x-small;">Jika                                  komputer tersebut adalah anggota dari suatu Domain                                  Anda dapat menggunakan NT4&#8242;s usermanager untuk                                  koneksi ke komputer yang terkunci (lockout) dan                                  mengubah local Admin&#8217;s password. Untuk melakukan                                  hal ini, anda harus merupakan suatu Domain Admin                                  pada domain tersebut, kemudian gunakan User Manager,                                  koneksi ke komputer dengan menggunakan UNC-nya                                  (\\computername) kemudian double klik pada account                                  administrator dan ubah passwordnya. </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dw1f4nny.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dw1f4nny.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dw1f4nny.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dw1f4nny.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dw1f4nny.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dw1f4nny.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dw1f4nny.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dw1f4nny.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dw1f4nny.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dw1f4nny.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dw1f4nny.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dw1f4nny.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dw1f4nny.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dw1f4nny.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dw1f4nny.wordpress.com&amp;blog=6846772&amp;post=4&amp;subd=dw1f4nny&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/20/mengembalikan-password-pada-windows-nt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04096e03e30700269d9c63a944cd502e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dw1f4nny</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/06/hello-world/</link>
		<comments>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/06/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 02:55:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dw1f4nny</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dw1f4nny.wordpress.com&amp;blog=6846772&amp;post=1&amp;subd=dw1f4nny&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dw1f4nny.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dw1f4nny.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dw1f4nny.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dw1f4nny.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dw1f4nny.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dw1f4nny.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dw1f4nny.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dw1f4nny.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dw1f4nny.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dw1f4nny.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dw1f4nny.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dw1f4nny.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dw1f4nny.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dw1f4nny.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dw1f4nny.wordpress.com&amp;blog=6846772&amp;post=1&amp;subd=dw1f4nny&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dw1f4nny.wordpress.com/2009/03/06/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/04096e03e30700269d9c63a944cd502e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dw1f4nny</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
